Referat – Respiratory Distress of the Newborn (RDN)

Angka Kematian Bayi berhasil diturunkan secara tajam dari 68 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1990an menjadi 34 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI 2012). Penurunan kematian neonatal berlangsung lambat yaitu dari 32 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1990an menjadi 19 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI 2012), dimana 55,8% dari kematian bayi terjadi pada periode neonatal, sekitar 78,5%-nya terjadi pada umur 0-6 hari (Riskesdas, 2013).

Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, diperoleh bahwa gangguan dan kelainan pernapasan menjadi penyebab utama kematian neonatal (35,9%), lalu prematuritas (32,4%) dan sepsis (12%). Sedangkan, penyebab-penyebab lain yaitu hipotermi (6,3%), kelainan darah/ikterus (5,6%), post-matur (2,8%), dan kelainan kongenital (1,4%).

Distres respirasi atau gangguan napas merupakan masalah yang sering dijumpai pada hari-hari pertama kehidupan bayi baru lahir, yang ditandai dengan takipnea, nafas cuping hidung, retraksi interkostal, sianosis dan apnu. Gangguan napas paling sering ialah TTN (Transient Tachypnea of the Newborn), RDS (Respiratory Distress Syndrome) atau PMH (Penyakit Membran Hialin) dan SAM (Sindrom Aspirasi Mekonium) (Davis, 2006).

Gangguan napas dapat mengakibatkan gagal napas akut yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk memelihara pertukaran gas agar dapat memenuhi kebutuhan tubuh dan akan mengakibatkan hipoksemia dan/atau hiperkarbia. Mekanisme terjadinya kedua hal ini mungkin berbeda. Hipoksemia sering terjadi akibat gangguan ventilasi perfusi, pirau intrapulmonal, gangguan difusi atau hipoventilasi. Gangguan napas hiperkapnik karena penyebab multifaktor, tapi sering disebabkan depresi pernapasan sentral atau pemompaan otot pernapasan yang tidak adekuat. Hiperkapnia dapat terjadi akibat obstruksi saluran napas atas atau bawah, kelemahan otot pernapasan atau biasanya akibat produksi CO2 yang berlebihan, luka bakar, dan pemberian gula yang berlebihan (Ranjit, 2001).

Pertanyaan dan Kritik yang membangun sangat diharapkan. Terima kasih. Salam sejawat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s